PT Telkom Akhirnya Operasikan Jaringan Bawah Laut Asia-Eropa

PT Telkom Akhirnya Operasikan Jaringan Bawah Laut Asia-Eropa
October 9, 2018 pdadmin
In Blog
Federal Kabel

Beberapa waktu yang lalu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) telah berhasil mengoperasikan proyek infrastruktur untuk Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang jangkauannya meliputi Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa barat. Dan sejak mulai dibuka secara resmi, proyek tersebut langsung ramai diminati oleh banyak pihak.

 

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Direktur Wholesale and International Telkom Service, Honesti Basyir yang menyatakan bahwa sejak proses pra penjualan kemarin, terbilang sudah cukup banyak calon mitra yang mendaftarkan diri. Basyir menilai bahwa dengan hadirnya SKKL ini, mampu membantu penguatan posisi perseroan sebagai ICT Hub di wilayah Asia Tenggara.

 

Hal tersebut juga di amini oleh Abdus Somad Arif selaku Direktur Network, Information Technology & Solutin Telkom, yang menyatakan bahwa selama ini, kebutuhan  akan bandwidth di wilayah Asia hingga menuju Eropa terus mengalami peningkatan dengan latensi yang cukup rendah. Untuk itu, proyek ini diharapkan dapat menjadi ujung tombak bagi Telkom Group untuk dapat lebih melayani kebutuhan jaringan antara Asia Tenggara dan Eropa.

 

sebagai informasi, sistem kabel bawah laut yang diberi nama SEA-ME-WE 5 (Sout East Asia, Middle East, West Europe 5) ini nantinya akan dibentangkan di dasar laut dengan panjang kabel sekitar 20.000 km yang dapat menghubungkan 15 Negara sekaligus. Negara-negara tersebut antara lain adalah Indonesia, Malaysia, Singapore, Myanmar, Sri Lanka, Bangladesh, Pakistan, Arab Saudi, Qatar, Omar, UAE, Djibouti, Mesir, Turki, hingga Italia dan Prancis. Kabel ini juga dibekali kapasitas sebesar 24 tera bit/detik dengan penggunaan sistem teknologi 100G.

 

Tak hanya membangun jaringan menuju luar negeri, Telkom juga menyeimbangkan dengan proses penguatan jaringan dalam negeri dengan membangun SKKL antara Manokwari – Jayapura yang digunakan untuk menjadi jaringan cadangan pada wilayah di Sulawesi Maluku Papua Cable System atau SMPCS, yang kerap kali mengalami ganggunan dan terputus akibat kondisi alam.

Baca Juga  Terkait Revolusi Industi, Jokowi Tegaskan Keunikan Industri Indonesia

 

 

 

Dapatkan berbagai informasi lainya seputar jaringan dan kabel berkualitas seperti Federal kabelSupreme Kabel, dan lain-lain hanya di PDSahabat.com. Temukan juga informasi mengenai produk sensor dari Autonics, untuk kebutuhan Industi Anda