Membuat Rangkaian Sensor Gerak Sederhana Untuk Lampu Otomatis

Membuat Rangkaian Sensor Gerak Sederhana Untuk Lampu Otomatis
October 5, 2018 pdadmin
In Blog
Distributor Autonics

Sensor gerak, seperti yang kita ketahui berfungsi untuk mendeteksi adanya tiap gerakan atau getaran yang melewati area sensor tersebut. selain itu, pada pengaplikasiannya, sensor gerak juga sering dipasang pada lampu untuk mematikan dan menyalakan secara otomatis, tipe sensor semacam ini sudah banyak kita jumpai sekarang di berbagai ruangan toilet di beberapa gedung mewah.

Apa untungnya menggunakan sensor gerak pada lampu toilet? Sebenarnya kegunaan utama dari pemasangan sensor tersebut adalah untuk menghemat penggunaan listrik. karena pada pengoperasiannya, sensor akan menyalakan lampu ketika ada orang yang akan memasuk toilet dan akan mematikan lampu saat orang tersebut telah keluar dari toilet, tentunya hal tersebut akan jauh lebih menghemat biaya listrik ketimbang lampu yang dinyalakan secara terus menerus. Sensor gerak yang dipakai untuk mengaplikasikan lampu otomatis di ruangan toilet biasanya digunakan sensor gerak jenir PIR (Passive Infrared Sensor).

Prinsip kerja Sensor Gerak PIR

Sesuai namanya, sensor gerak PIR akan mendeteksi setiap gerakan atau getaran yang berada di wilyah pemasangan melalui inframerah pasif. Inframerah Pasif biasanya digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh dari makhluk hidup seperti manusia ataupun hewan. Jadi dengan kata lain, bila ada manusia atau hewan yang melewati wilayah sensor tersebut, maka sensor secara otomatis akan mendeteksi dan langsung pada posisi “ON”.

Namun, untuk dapat mengaplikasikannya kedalam pengendali lampu otomatis, harus dilakukan beberapa tambahan rangkaian kendali lain, seperti penggunaan rangkaian analog, digital, ataupun berbagai rangkaian yang sudah diprogram menggunakan mikrokontroler. Dan kali ini, PD Sahabat.com akan membagikan sedikit informasi mengenai rangkain dari sensor gerak untuk mengontrol lampu secara sederhana dengan menggunakan Relay.

Rangkaian Sederhana Sensor gerak dengan Relay

Baca Juga  Inilah Terminal Automation System Pertama Di Pulau Sumatera

Untuk menciptakan sebuah rangkaian sensor gerak dengan menggunakan relay sebenarnya cukup sederhana dan dapat dibuat sendiri di rumah. dan berikut adalah beberapa komponen utama yang harus disiapkan antara lain sebagai berikut:

  • Sensor PIR
  • Relay
  • Transistor
  • Resistor
  • Dioda
  • Baterei 9VDC

Dan berikut adalah skema rangkaian dari sensor gerak yang cukup sederhana, berikut gambarnya:

Penjelasan:

Gunakan baterai 9VDC sebagai suplai tegangan dari rangkaian yang anda ciptakan seperti pada gambar di atas. Atau bila tidak ada baterai, anda bisa menggantinya dengan me nggunakan sebuah adaptor 9VDC yang merupakan pilihan cukup tepat sebagai suplai tenaga.

Hubungkan output dari sensor PIR menuju transistor, transistor tersebut memiliki fungsi sebagai rangkaian switching untuk relay. Ini juga diakibatkan sensor PIR yang hanya mampu mengeluarkan tegangan sebesar 5VDC, dan tidak kuat untuk mendrive secara langsung relay yang ada dengan jumlah tegangan sebesar 12VDC . kemudian selanjutnya ada komponen dioda yang dapat dipasangkan secara paralel dengan relay.

Dioda berguna untuk melindungi rangkaian tersebut dari lonjakan tegangan yang dapat terjadi dari hasil proses induksi beban induktor. Dan pada akhirnya, lampu yang hendak dikontrol harus dihubungkan ke bagian contact relay,sehingga ketika sensor mulai mendtekesi adanya pergerakan, transistor akan langsung berada pada posisi ON. Relay juga akan menjadi ON,dan akhirnya lampu juga akan menyala.

Demkianlah penjelasan singkat mengenai rangkaian sensor gerak sederhana untuk lampu otomatis, selamat mencoba!

Dapatkan juga berbagai informasi lainnya seputar sensor dan otomatisasi dari Autonics hanya di PD Sahabat.com, salah satu distributor Autonicsresmi yang ada di Indonesia, dapatkan juga berbagai informasi mengenai kabel-kabel dengan merk berkualitas seperti Federal kabel dan Supreme Kabel yang sesuai dengan kebutuhan anda hanya di PD Sahabat.com

Baca Juga  Lagi, Mahasiswa Indonesia kembangkan Energi Listrik Dari Sebuah Kulit Pisang