Sensor Pendeteksi Banjir Buatan Tangan Anak Indonesia

Sensor Pendeteksi Banjir Buatan Tangan Anak Indonesia
October 9, 2018 pdadmin
In Blog
Sensor Autonics Pd Sahabat

Distributor Autonics – Tak hanya satu, tapi beragam penemuan-penemuan dan karya anak bangsa di bidang pengembangan teknologi  telah tercipta di tahun ini. kali ini penemuan terbaru datang dari dua orang siswa SMAN 1 Surabaya bernama Ahmad Haidar Fakhruddin dan Habib Izha Alamsyah yang berhasil menciptakan sebuah alat pendeteksi banjir yang menggunakan sistem sensor bernaama Flood Base

 

Haidar sang penemu mengatakan bahwa sistem ciptaaanya tersebut memiliki kemampuan untuk mendeteksi wilayah mana saja yang terendam banjir bila nantinya dipasang di tiap ruas jalan. Sehingga dapat diketahui wilayah mana saja yang tergenang banjir dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

 

Lebih lanjut, Haidar juga menjelaskan bahwa Flood Base ciptaan ia dan temannya tersebut memiliki sedikitnya tiga komponen utama yang digunakan untuk memantau wilayah mana yang terkena banjir. Yaitu perangkat sensor, wifi, serta monitor yang secara otomatis dapat melakukan update setiap saat mengenai kejadian yang terjadi dilapangan.

 

Tak jauh berbeda dengan sensor pada Autonics, sensor yang ada ada pada Flood Base sendiri dapat membaca seberapa tinggi air yang tergenang di wilayah tertentu. Barulah kemudian data tersebut akan dikirim melalui media internet sehingga langsung dapat dengan segera diperlihatkan atau dibaca di sebuah monitor ataupun laptop.

 

“ya benar, nantinya akan ditampilkan di google map wilayah mana saja yang tergenang oleh banjir, dan pengguna dapat dengan mudah melihat dan menentukan seberapa tinggi genangan tersebut dan dapat langsung mengukur dengan mudah ketinggian air tersebut untuk dilewati oleh kendaraan.” tandas Haidar.

 

Haidar juga mengungkapkan bahwa penemuannya tersebut masih tergolong mudah untuk digunakan, karena tidak terlalu memiliki sistem yang terlalu rumit. Haidar menjelaskan bahwa Flood Base ciptaanya mampu membaca secara akurat tingkat dan ketinggian air, dengan jangkauan sensor hingga 4 meter dan keakuratan sensor yakni 0,1 cm, yang nantinya sensor ini akan dipasang di tiap tiang listrik yang memiliki tinggi sekitar 3 meter

Baca Juga  Lagi, Mahasiswa Indonesia kembangkan Energi Listrik Dari Sebuah Kulit Pisang